Kamis, 18 Juli 2013

Surga Dunia Itu Ada



Fabiayyi Aalaa Irobbikumaa Tukadziban....?
Ya Allah.....
Tersungkur aku, bersujud syukur atas nikmat-Mu yang tiada dapat ku hitung.
Atas semua kebaikan dan kasih sayang-Mu padaku.
Betapa indahnya menyadari sebuah hikmah dan pelajaran kehidupan.

Ya Rabb......
Aku bersyukur, atas penundaan dari keinginan yang kuajukan.
Sekarang aku sadar, bahwa yang ku inginkan bukan yang terbaik untukku.
Tapi Engkau menggantinya dengan sesuatu yang benar-benar ku butuhkan.
Engkau menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.
Ya Allah,
Terima kasih atas syurga yang Engkau karuniakan padaku.
Ternyata untuk merasakan indahnya syurga, tak perlu menunggu ajal tiba.
Karena syurga dunia itu benar-benar ada.
Dan aku bersyukur karena memilikinya.

Syurga pertamaku.....
Rumah tempatku dibesarkan, dalam naungan kasih sayang orang tua yang luar biasa.
Terima kasih Allah, telah mengizinkanku untuk lahir dari orang tua yang selalu saling pengertian.
Yang mengajarkan padaku betapa pentingnya kesetiaan dan pengertian dalam menjalin sebuah hubungan.

Terima kasih, Engkau beri aku ayah yang selalu menghargai setiap kata dan ide yang ku ajukan, yang mengajarkan padaku untuk selalu percaya diri dimanapun aku berada, yang tak pernah bosan berdiskusi tentang kehidupan dan pelajaran serta pengalaman. Yang memberiku kebebasan untuk mengambil keputusan dan mengajariku untuk bertanggung jawab dan tidak menyesali setiap keputusan yang telah ku buat.

Terima kasih, Engkau izinkan aku untuk lahir dari rahim seorang ibu yang mengajarkanku pentingnya kedisiplinan dan ketangguhan seorang wanita, serta pengorbanan yang tak pernah mengenl kata letih. Ibu yang selalu mengajariku untuk tidak melakukan sesuatu sekedarnya, untuk selalu berbuat secara total dan maksimal dimanapun aku berada.
Terima kasih Ya Rabb, atas keluarga besar yang mengajariku banyak hal tentang lika-liku kehidupan.....

Gontor, syurga keduaku.....
Jannatu Daarussalam......  Syurga Kampung Nan Damai.
Tempatku menghabiskan masa remajaku yang penuh warna.
Menempa jiwa seni dan dunia kepenulisan yang Engkau anugerahkan padaku.

Terima kasih,
Atas lingkungan terbaik, yang suci lagi menyucikan.
Guru-guru besar yang ada di sekelilingku, yang mengajariku banyak hal, sejak aku nol tak tahu apa-apa, sampai aku tahu, bahwa aku hanyalah orang bodoh yang masih perlu banyak belajar.
Apapun yang ku lihat, apapun yang ku dengar, apa yang ku rasakan di dalamnya telah mendidikku dengan pembiasaan-pembiasaan yang akhirnya melahirkan karakter yang mengakar kuat.
Tidak perlu koar-koar membuat slogan pendidikan berkarakter. Karena miliunya sudah terbentuk demikian.

Benar-benar sebuah keberuntungan.
Berada di tengah-tengah manusia-manusia yang selalu bergerak menuju ke arah kebaikan.
Yang selalu saling mengingatkan dalam kebaikan.
Benar-benar lantunan ‘Tombo Ati’ ada di kampung ini.
  1. Baca Qur’an dan Maknanya. Mendalami Bahasa Al-Qur’an, sehingga akhirnya bisa memahami kandungan Al-Qur’an tanpa harus membuka terjemahannya, dan bisa mengamalkan isinya.
  2. Shalat Malam, saling membangunkan untuk shalat tengah malam. Mengingatkan pentingnya Tahajjud dan shalat sunnah lainnya.
  3. Berteman dengan orang sholeh, kampung nan damai tempat berkumpulnya orang-orang sholeh. Semua kegiatan dihitung sebagai bentuk ibadah, bukan melulu urusan dunia, tapi selalu dihubungkan dengan urusan akhirat. Jika di tempat lain sulit menemukan sebuah keikhlasan. Di sini, sulit menemukan orang yang tidak ikhlas. Jika masih bisa dihargai, berarti ia itu murah sekali.
  4. Berpuasa sunnah. Saling berlomba-lomba untuk mendekat pada Allah dengan berpuasa sunnah, karena Allah berkata, kalau puasa itu untuk-Nya dan Dia yang menentukan pahalanya.
  5. Berdzikir. Semua kegiatan dirangkai untuk selalu berdzikir pada-Nya, bagi mereka yang benar-benar sadar. Benar-benar kampung damai, yang selalu mendamaikan hati.

Al-Firdaus, syurga ketigaku.
Jannatul Firdausi Nuzula....
Tempat yang memberiku kesempatan, untuk menerapkan semua ilmu yang telah ku pelajari di Syurga Darussalam.
Yang menghargai dan mengapresiasi setiap potensi yang ku miliki.
Lingkungan yang selalu berusaha untuk berubah, berubah ke arah kebaikan.
Lingkungan yang dinamis dan tidak statis.
Memberi tempat untuk Agent of Changes di masa depan.....
Yang mendengarkan suara orang-orang baru dan tidak mendeskriminasi.
Lingkungan yang memaksaku untuk tumbuh dan mengembangkan diri.
Yang menyadarkanku: banyak yang belum ku lakukan dan masih banyak yang harus ku lakukan untuk kepentingan umat.

Menanti syurgaku selanjutnya.....
Tempat ke mana aku akan menuju.
Tempat yang telah ditetapkan Allah untukku, bersama orang yang telah ditakdirkan namanya di lauhil mahfudz untuk menjadi imam dalam derap ibadahku di dunia, sampai di akhirat.
Akan ku bangun syurga terindah untuknya dan untuk anak-anaknya. Insya Allah.
Amin.... Amin Ya Rabb.
Walhamdulillahi Robbil ‘Alamin.

Darwis Tere Liye *Lima kaki, sejuta langkah



Kalau menurut ku penulis keren orang Barat itu JK Rowling dan Dan Brown.
Kalau untuk Indonesia, Darwis Tere Liye ini boleh juga....
Ingin sekali meneruskan jejak langkah mereka.
Karena itu aku catat pesan-pesan Bang Tere ini....

#1Kunci mencapai sesuatu adalah: niat & dilaksanakan.

Maka jika kita gagal mencapai sesuatu itu. Hanya ada dua penyebabnya: (1) Niatnya tidak kokoh (2) Pelaksanaannya tidak sungguh-sungguh.

#2 Ukuran kesuksesan ada di cara berpikir. Bukan kaya, tinggi posisi, terkenal, dan berkuasa. 

Orang-orang yang menggunakan ukuran kaya, tinggi posisi, terkenal, berkuasa maka dia tidak akan pernah tiba di titik sukses 'sejati'. Karena selalu bisa dibandingkan dengan orang lain yang lebih, dan terus merasa kurang, kurang. 

Orang-orang yang memahami kesuksesan ada di cara berpikir, meskipun kasar pekerjaannya, kecil rumahnya, maka tetap bisa merasa sukses (dan memang sudah sukseslah dia).

#3Jarak antara orang2 yang bisa dengan kita (yg tidak bisa) hanya 5 huruf saja. 

Jarak antara orang2 yang berdiri di depan sana dengan kita (yang berdiri di belakang) juga hanya 5 huruf saja. 

Jarak antara orang2 yang bermain dan menjadi pemain dengan kita (yang menonton dan hanya berkomentar) pun hanya 5 huruf saja. 

Itu benar, jarak mereka dengan kita hanya 5 huruf saja: MALAS.Mereka berhasil menaklukkan kemalasan, menjadikannya musuh, terus disiplin, berlatih, bekerja keras. Sementara kita memilih bersahabat dengan malas, teman baik.

#4Orang2 yang tidak bisa melakukan apapun, memilih gagal, mudah menyerah, sedikit2 berputus asa, lazimnya berdiri di atas pondasi argumen-argumen, alasan-alasan. Ada saja jawabannya. 

Saat dia tidak bisa menyalahkan siapapun lagi, maka dia tega sekali memilih menyalahkan Tuhannya--karena sampai kapanpun dia tidak akan pernah menyalahkan diri sendiri.

#5Mulailah dari sekarang, mulailah dari hal kecil, mulailah dari diri sendiri. Tiga nasehat orang tua ini pamungkas sekali, bahkan dalam pekerjaan memindahkan gunung sekalipun, atau mengeringkan sebuah danau sekalipun.

*Tere Lije

About Painting A Dream: The Power of Imagination



Dream big, take risks..... Ron Clark said.
Yes, I do believe in that words.
I know, when a faith of dreams meets chance,
Everything become easier and possible.

I am following Napoleon Bonaparte proverb, that:
.........The word ‘IMPOSSIBLE’ doesn’t exist in my dictionary................

هم يقولون: مستحيل، لكنّي أصدّق بأنّ الله على كلّ شيء قدير........

I may fail in my effort, but I may success too....
Just be optimist and keep a positive thinking.
But, of course I fail if I never ever try....

So that, I have to do it now, with what I have now.
When I know that my dream is too high and too big to reach.
I have to devide it into smaller things....

Because a thousand millions of journey just begin with a first step.
Because a big building just built with a first stone.
Although it is only a little step, it’s much better than I walk in one place with no change.....
Remember: We are the agent of change..... Everyone of us is a painter in our world. Let’s colouring this world with the colors we want.

Maybe, I pray hard, work hard, but sometimes,
what I ask is not come in the reality.........
But, never give up....!
It’s just Allah’s way to examine how strong my belief to Him.
To examine how patient I am......
If I haven’t get what I want, maybe it’s just about waiting the right time and it’s possible He give me the better than my request.....

عسى أن تكرهوا شيئا وهو خير لكم............


Let’s learn again.....!
Searching about a wisdom....... hikmah.
About life, about love and about yourself.....

من عرف نفسه فقد عرف ربّه ومن عرف الله أزال التهمة وقال كلّ فعله بالحكمة.

Thinking again about the motto:
“Actually, my fate is in the end of my effort”.

Smile everyday, this world is too wonderful to worry about....

HAMBA ALLAH YANG KEREN


Hamba Allah yang Keren.....

Beberapa kriteria hamba Allah yang keren (versi saya):

  • Dia orang yang cerdas.
Orang yang cerdas adalah yang paling banyak mengingat mati dan tidak dilalaikan oleh dunia.

  • Dia orang yang menghargai waktu.
Dia tahu, hidup di dunia itu singkat saja, jadi ia tak akan membuang-buang waktunya untuk hal-hal yang sia-sia.

  • Dia orang yang tak pernah berhenti belajar.
Mempelajari ayat Qur'aniyyah dan ayat Kauniyyah......Belajar dari apa saja, dari siapa saja dan di mana saja. Minal mahdi ila lahdi.....

  • Dia orang yang tujuan hidupnya adalah ibadah Lillah.
Selama ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk kebaikan dan tidak menyalahi aturan agama, ia akan meniatkan apapun yang dilakukannya, ikhlas hanya untuk Allah SWT semata.

Demikianlah beberapa kriteria hamba Allah yang keren menurut versi penulis....., penulis sendiri menyadari bahwa ia belum termasuk hamba Allah yang keren, namun setidaknya ia sedang berusaha untuk memenuhi kriteria di atas....

Semoga kita termasuk hamba Allah yang keren dan berjodoh dengan orang keren menurut versi kita masing-masing. Karena Allah tak pernah ingkar janji, orang baik untuk orang baik. Jadi, jodoh kita akan sepadan dengan keadaan kita saat ini, kalau penulis sendiri yakin 1000% akan hal ini, do you believe?? 

KEEP SPIRIT


KEEP SPIRIT

19 April 2013 pukul 7:41
Dengan penuh kesadaran,
aku yakin kalau yang namanya iman itu nambah dan ngurang.
So, mau tidak mau harus sering-sering mencharger diri sendiri.

Nyari motivasi dari orang lain itu sah dan wajar saja,
tapi terlalu bergantung pada orang lain juga kurang baik.
Alangkah senangnya kalau bisa memotivasi diri sendiri...
Self motivation......

Jadi nggak ada matinya....!!

Kita tahu kapan saatnya kita bangkit, setelah kita jatuh....
kita tahu kapan kita harus mencari sesuatu yang
baru kalau kita merasa bosan....

Kita tahu kalau dhomir sedang membisiki kita ke jalan yang benar.....
Sehingga kita akan mengikutinya dengan penuh keyakinan.

Kita tahu, jika setan sedang membisiki kita,
sehingga kita harus segera membuang ide-ide gila
yang dibisikan setan....

Filter diri....
Saring, mana kata-kata motivasi yang perlu didengarkan,
dan mana kata-kata yang menjatuhkan yang perlu diacuhkan....

Kuncinya, memahami diri sendiri.
Ya, jika kita kenal diri kita, kita akan tahu kebesaran Allah dan semakin
kenal pada Pencipta kita.

Alhamdulillah, aku dilahirkan sebagai diriku.
dengan segala kekurangan dan kelebihanku.
Aku tahu siapa diriku, maka aku juga tahu SIAPA PENCIPTAKU.

Man 'arofa nafsahu, faqod 'arofa Robbahu.

Sabtu, 23 Februari 2013

KATAKAN: KITA BISA...!!



Ada beberapa orang yang diam dengan tenang menunggu datangnya kesempatan, kata mereka: Sabar-sabar.....nanti kalau waktunya atau rezekinya, pasti datang....
Menurutku, kesabaran versi ini adalah naif.
Kenapa? Hanya bersabar menunggu, tanpa mengusahakan sesuatu untuk
apa yang sedang dinantikannya, bukanlah kesabaran yang benar, ini lebih pantas dikatakan pasrah
menghadapi nasib atau gambarna keputus asaan.....
Kita selalu bisa melakukan sesuatu, tidak hanya menunggu. Lebih baik melangkah perlahan, daripada berhenti bergerak sama sekali.
Usaha itu banyak macamnya. Ia bisa berupa:
a. Berusaha dengan pikirannya atau ide-idenya.
b. Berusaha dengan tenaganya.
c. Berusaha dengan membangun relasi atau sillaturrahmi.
d. Berusaha dengan doa-doanya atau mengingkatkan ibadah.
dan lainnya, sesuai dengan tujuan masing-masing.

Filsafat lama mengatakan:
Saatnya menjemput bola, bukan menunggu bola datang.

Jika belum ada kesempatan yang datang, kenapa tidak mencari peluang.
Mungkin ada yang membuat-buat alasan, tak ada yang menawarkan atau tak ada yang memberi informasi.
Sekarang sudah sampai di era globalisasi, dimana teknologi adalah sebuah realita yang harus dihadapi.
Maka, marilah kita memanfaatnya teknologi sebaik-baiknya untuk mencari peluang-peluang itu....

Semoga ditemukan apa yang kita cari....
Jika dunia memangdang kita bukan siapa-siapa.
Kita hanya perlu katakan: KITA BISA.....


Senin, 31 Desember 2012

New Year

Renungan Tahun Baru....

1 1 '13

Ya Allah....
Terima kasih untuk semua kebaikan yang hamba terima.
Berilah hamba kekuatan untuk memperbaiki diri.
Jangan biarkan hamba terlena oleh mimpi-mimpi....

Di tahun yang baru ini.
Semoga, terkabul semua harapan.
Semoga tetap optimis menghadapi masa depan.
Semoga tidak sia-sia semua yang diusahakan.

Ya Allah....
Hamba percaya,
Di balik semua yang terjadi selalu ada hikmah yang tersembunyi.
Hamba yakin, Engkau selalu mendengar doa-doa hamba.
Doa yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan.

Ya Allah.....
Di antara banyak jalan yang bercabang ini.
Pilihkanlah yang tebaik untuk hamba.
Jangan buat hamba menyesal akan setiap keputusan yang hamba ambil.

Ya Allah.....
Engkau Yang Maha Tahu.
Siapa dan apa yang terbaik untuk hamba.
Semoga terbuka setiap pintu yang diketuk.
Semoga terjawab setiap pertanyaan.
Semoga terkabul setiap doa.
Semoga datang yang dinantikan.
Amin, Amin.... Ya Robbal 'Alamin.

Alhamdulillah.... Wa syukrulillah lillah.....